yandex

Cetak Hattrick, Tammy Abraham Samai Simpan Cristiano Ronaldo dan Dele Alli

Cetak Hattrick, Tammy Abraham Samai Simpan Cristiano Ronaldo dan Dele Alli 1

Penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham, tidak bisa berhenti membuat penonton terpana. Baru-baru ini, ia mencetak rekor yang sebelumnya direkam oleh Cristiano Ronaldo dan Dele Alli dari Tottenham Hotspur.

Rekor yang didapatnya setelah mengantarkan Chelsea mengalahkan Wolverhampton Wanderers di Liga Premier, Sabtu (14-9-2019). Pertandingan itu sendiri berakhir 5-2 untuk The Blues.

Bermain di Stadion Molineux, Tammy mencetak tiga gol sekaligus, mencetak gol pada menit ke-34, 41 menit dan 55 menit masing-masing. Dua gol pasukan Frank Lampard lainnya dicetak oleh Fikayo Tomori dan Mason Mount.

Sayangnya, kemenangan itu tidak memungkinkan Chelsea untuk mengambil posisi yang lebih baik di klasemen Liga Premier. Mereka masih tertahan di peringkat enam dengan koleksi delapan poin.

Gulir ke bawah untuk membaca informasi lengkap.

1 dari 2
Tammy Samai Ronaldo dan Alli
Tiga gol ini membuat Tammy menjadi pusat perhatian dalam sejarah Liga Premier. Dia menjadi pemain berusia 21 dan di bawah yang mencetak setidaknya dua gol dalam tiga pertandingan berturut-turut.

Skor yang sama dicatat oleh Cristiano Ronaldo saat berseragam di Manchester United. Pemain yang sekarang membela Juventus ini berhasil mencetak cakram pada bulan Desember 2006.

Selain itu, Dele Alli juga mencatat sayatan yang sama. Dia melakukannya dengan Tottenham Hotspur pada Januari 2017.

Rekor yang ditetapkan oleh Tammy tidak berhenti di situ. Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai pemain termuda yang mencetak hattrick untuk The Blues.

2 dari 2
Nick, mantan siswa Akademi Chelsea
Para pemain muda Chelsea yang juga menarik perhatian dalam pertandingan ini bukan hanya Tammy. Selain itu, Mason Mount mencetak gol ketiganya musim ini dan Fikayo Tomori, yang berhasil menempatkan namanya di dashboard Chelsea untuk pertama kalinya.

Tiga pemain mencetak 11 gol untuk Chelsea musim ini. Berkat ini, The Blues memasuki sejarah Liga Premier berkat tiga pemain berusia 21 tahun ke bawah yang mencatat rekor ini.

Selain itu, tiga pemain berusia 21 tahun ke bawah berhasil mencetak gol dalam satu musim. Sayatan tidak pernah diulang sejak musim 1992-1993, direkam oleh Eddie Newton, Neil Shipperley dan Graham Stuart.